Anda sedang bersama:

Catatan si(mBah)Bagong

28 September 2010

Kegagalan adalah sukses yang tertunda.

Pernah dengar pemeo: ‘Kegagalan adalah sukses yang tertunda?” Pasti pernah. Dan ini ternyata punya alasan. Orang-orang sukses telah belajar untuk berpikir secara berbeda. Kegagalan tidak memiliki definisi dan kekhawatiran tidak memiliki bingkai waktu karena mereka memiliki disiplin diri untuk mengharapkan sukses. Ternyata itulah alasan atau latar belakangnya.
Kembali lagi, ini bicara masalah sukses yang berhubungan dengan materi atau uang. Walaupun berlaku juga untuk hal-hal lain secara umum.
Dunia masa kini para peneliti telah mempelajari pikiran kita seputar kegagalan dan ketidaksuksesan. Ketika ini bisa memecahkan masalah kebanyakan orang, semata-mata berbentuk reaksi emosi yang ternyata bukan keputusan berdasarkan fakta yang ada. Reaksi itu hanya menciptakan stress dan membekukan kreativitas yang seyogyanya memecahkan masalah secara permanen.
Sebelum kita bisa berharap datangnya kesuksesan, apapun bentuknya, ternyata kita perlu memusatkan pikiran dan mendisiplinkan diri pada tujuan yang ingin kita capai. Kita harus melihat potensinya, bukan hambatannya.
Lalu bagaimana caranya? Kalau ingatan anda kuat, coba ingat-ingat saja. Tapi kalau tidak dan anda rajin menulis, cobalah buat catatan.
* Mengapa kok anda rajin bangun pagi lalu berangkat kerja dengan harapan tanggal satu setiap bulan dapat gaji? Kalau anda tidak bisa menjawabnya, mungkin dalam hati anda muncul rasa takut, ragu dan khawatir. Semoga tidak.
* Ingat kembali bagaimana caranya anda bisa mendapatkan beberapa barang anda yang anda sukai. Ini akan menarik karena akan memunculkan beberapa kemungkinan yang tidak demikian jelas alias abu-abu. Dari situ anda akan memperoleh satu atau dua yang mempunyai manfaat dan mungkin bisa anda gunakan lagi untuk cara memperoleh barang yang lain. Atau singkatnya, motivasi baru dengan cara lama.
* Ciptakan antusiasme. Keinginan adalah langkah berikutnya. Target anda akan nampak jelas dan menjadi sebuah idaman. Katanya sih itu sebuah ‘obsesi’. Tetapi pada arah yang tepat. Antusiasme ini sekejap kok. Ketika anda melihat rintangan di depan, ia akan hilang dengan sendirinya.
* Wujudkan target anda hari demi hari dengan langkah nyata. Banyak orang hanya melihat target, tapi tidak melangkah dengan dengan pasti pada kesehariannya. Akhirnya yang muncul hanya kekecewaan dan keputusasaan. Kalau sudah begini kan salah anda sendiri. Bangkitkan percaya diri anda, dan motivasi kembali agar lebih bersemangat.

* Berbagi pengalaman-lah dengan sahabat sejati anda. Lebih banyaklah mendengar. Hargailah waktu anda dan waktu sahabat anda. Ini menunjukkan rasa hormat, tanggung jawab dan interest anda.

* Gigihlah sejak awal anda menentukan target anda. Bangun disiplin diri. Ingat yargon pembangkit semangat: “Kamu bisaaaaa” (coba baca sekeras-kerasnya). Tak peduli targetnya apa. Tapi ini tetap berlaku. Berani coba? Hidup akan lebih bermakna dan itu melebihi dari kebanyakan orang yang pernah dicapai dalam hidup mereka.

Dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar